
Samarinda – Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) sedang menyusun rencana kerja untuk memastikan pelaksanaan program prioritas nasional tersebut bisa berjalan efektif dan tepat sasaran.
Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (DPTPH) Kaltim Siti Farisyah Yana di Samarinda, Senin, menegaskan selain rencana kerja Satgas MBG juga menyusun pedoman teknis untuk monitoring, pendokumentasian, hingga supervisi program.
“Satgas ini harus punya peta jalan yang jelas, agar kabupaten/kota bisa menjadikannya acuan,” ujarnya saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Satgas MBG Kaltim.
Dalam rapat tersebut tim Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Kaltim turut memaparkan mekanisme kerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang kini sudah terbentuk di 43 titik.
Menurut Yana, koordinasi lintas sektor sangat penting, termasuk melibatkan mitra kerja dan memastikan ketersediaan data lokasi penerapan program.
Dalam kesempatan tersebut Yana memaparkan rencana kerja Satgas MBG Kaltim yang meliputi penguatan perencanaan, pendataan, serta monitoring dan evaluasi program. Selain itu turut dibahas masalah penyediaan pangan bergizi yang aman, terjangkau, dan berkelanjutan.
“Kami juga telah melakukan edukasi kesehatan dan gizi masyarakat melalui sosialisasi dan integrasi kurikulum sejak dini,” ucapnya.
Poin yang juga penting, kata Yana, terkait penyediaan sarana, prasarana, dan logistik pendukung. Perhatian pada aspek lingkungan melalui praktik ramah lingkungan, serta pelibatan tokoh agama, masyarakat, ormas, dan mitra strategis untuk memperluas akses.
Kegiatan ditutup dengan diskusi bersama BGN Regional Kaltim yang diwakili Kepala SPPG Samarinda Ulu Wijayanti Kusuma serta seluruh pemangku kepentingan terkait.
“Dengan rencana kerja terpadu ini, kami ingin memastikan Program MBG benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kaltim,” kata Yana.(Arm)