Perumdam Tirta Kencana Samarinda lakukan penyusuaian tarif

Direktur Utama Perumdam Tirta Kencana Kota Samarinda Nor Wahid Hasyim saat melakukan sosialisasi penyesuaian tarif yang diberlakukan pada 4 April 2022 (Foto: Fahmi)

 

Samarinda- Direktur Utama Perumdam Tirta Kencana Kota Samarinda Nor Wahid Hasyim mengatakan  pihaknya melakukan penyesuaian tarif  untuk tahun 2022 yakni sekitar  sembilan  persen atau  sekitar RP500,- per meter kubik.

 

“Penyesuaian tarif tersebut dinilai tidak memberatkan masyarakat, karena secara umum masih jauh di bawah ketentuan yang berlaku, hanya sembilan persen  atau Rp0,5 per liter,” katanya saat sosialisasi penyesuaian tarif air minum, di Samarinda, Jum’at (1/4).

 

Ia mengakui, Perumdam Tirta Kencana sejak tahun 2016 belum pernah lagi melakukan penyesuaian tarif, dan saat ini tahun 2022 kembali melakukan penyesuai tarif  Rp500,- per meter kubik. Penyesuaian tarif  mulai diberlakukan pada, Senin 4 April 2022.

 

Menurutnya, penyesuaian tarif tersebut masih di bawah rata-rata daerah lainnya. Seperti  perbandingan tarif tahun 2020. Tarif Perumdam Samarinda Rp6.367, Balikpapan Rp10.018, Kutai Timur Rp7.785, Kota Banjarmasin Rp8.140 dan Kota Palangkaraya Rp7.258.

 

Wahid menjelaskan penyesuaian tarif tersebut setelah disimulasikan tidak terlalu besar dan tidak memberatkan masyarakat. Berdasarkan kemampuan masyarakat yakni upah minimum Kota Samarinda tahun 2022 sebesar Rp3.137.675.

 

Padahal kemampuan masyarakat berdasarkan PDRB  adalah 4 persen dari upah minimum yakni Rp125.507. Sedangkan kemampuan sebenarnya masyakat adalah Rp12.550,7 per meter kubik, jadi kalau dilakukan  penyesuaian hanya sembilan persen.

 

“Contohnya  untuk golongan I  pemakaian rata-rata 24 meter kubik per bulan,  pembayaran sekitar Rp 85.004, maka dengan adanya penyesuaian tarif  di tahun 2022 pembayaran  menjadi Rp92.657. Ada selisih kenaikan sebesar Rp7.650,54 atau sebesar sembilan persen,” katanya.

 

Wahid mengungkapkan dari penyesuaian tarif tersebut bukan berarti Perumdam Tirta Kencana Kota Samarinda mengambil profit sebesar besarnya, tapi yang penting di atas BEP (Break Event Point) walupun sedikit sudah cukup, karena Perumdam tidak ingin masyarakat terbebani.

 

“Bapak Wali Kota Samarinda telah mencanangkan pada tahun 2023 seluruh pelayanan air bersih Perumdam sudah 24 jam, selain itu kualitas pelayanan juga ditingkatkan,” tegasnya.

 

Pewarta: Fahmi

Editor   : Rhd

 

Sudah dilihat sebanyak 981 kali, Hari ini saja 2 kali

YANG MENARIK LAINNYA:

Education Template