Warga Samarinda ramai kunjungi Wisata Belanja Ramadhan

Hari pertama buka Wisata Belanja Ramadhan Samarinda dipadati pengunjung yang membeli berbagai lauk maupun kue untuk santapan berbuka,(Foto: Ahm)

Samarinda – Warga Samarinda ramai kunjungi  wisata belanja Ramadhan di halaman Gedung Olahraga (GOR) Segiri Samarinda, pada hari pertama dibuka, Selasa.

Ada  sekitar 130 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menjual berbagai macam kuliner santapan berbuka puasa (takjil).

“Ramai sekali dan makanan yang dijual banyak banget. Kami sengaja sekeluarga mendatangi wisata belanja ini,” kata salah seorang pengunjung Icha.

Ia mengaku tidak memasak di hari pertama puasa sehingga ia dan sekeluarga berjalan-jalan sambil menunggu waktu berbuka puasa membeli beberapa macam lauk pauk, sayuran masak, hingga kue manis lokal, seperti Wadai Talam khas Kalimantan.

Baginya, hari pertama memang dikhususkan untuk melihat suasana pasar kue yang menjual berbagai macam takjil. Ia tak menyangka pengunjung yang datang sangat banyak dan kuliner yang disajikan pun unik dan beraneka ragam.

“Sekarang lebih variatif. Tak hanya kuliner lokal, tapi ada juga saya melihat jajanan ala Korea dan Jepang,” sebutnya.

Salah seorang penjual takjil Adelia Sanda mengatakan  baru pertama kali menjajakan jualannya di Wisata Belanja Ramadhan GOR Segiri Samarinda.

“Yang kami jual memang agak beda dari yang kebanyakan orang jual, yakni Gohyong terbuat dari campuran daging ayam, udang, telur, dan bumbu seperti bawang putih dan merica,” ujar Adelia.

Ia bersyukur apa yang ia jual cukup laris di hari pertama Ramadhan karena pengunjung yang berkeliling bazar cukup merata dan banyak.

“Selain menjual Gohyong, kami juga menjual minuman segar, seperti es melon nata de coco dan es dengan aneka rasa lainnya,” tutur Adelia.

Lapak yang disiapkan berukuran 4×4 meter per stan, dengan fasilitas listrik, keamanan, dan kebersihan.

Jenis makanan yang banyak diserbu pengunjung rata-rata kue basah, es buah, dan gorengan. Namun sebenarnya hampir semua ramai, bahkan sampai sekitar pukul 17.30 WITA ada beberapa UMKM yang dagangannya sudah habis, serta sebagian besar ada yang sisa 30 persen.

Suasana Wisata Belanja Samarinda juga menjual barang non kuliner seperti baju dan aksesoris, juga dimeriahkan dengan panggung hiburan, hingga aneka wahana permainan.(Ahm)

Sudah dilihat sebanyak 1,636 kali, Hari ini saja 9 kali