Terminal Samarinda Seberang siapkan 50 bus hadapi puncak arus mudik

Terminal Tipe A Samarinda Seberang, Kaltim, menyiapkan sekitar 50 bus menghadapi puncak arus mudik Lebaran.(Foto: Ahm)

Samarinda – Terminal Tipe A Samarinda Seberang, Kalimantan Timur, telah melakukan sejumlah persiapan untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan para pemudik menjelang puncak arus mudik Lebaran, salah satunya menyiapkan sekitar 50 bus.

“Tahun ini kami menambahkan sekitar sepuluh armada baru untuk setiap operator (PO), sebagai upaya menghadapi lonjakan penumpang,” kata Komandan Regu Terminal Samarinda Seberang Andrew Novanda di Samarinda, Rabu.

Pihaknya telah mempersiapkan diri untuk menghadapi peningkatan penumpang yang signifikan, terutama tahun ini berpotensi lebih banyak dibanding tahun lalu, karena mobilitas warga semakin banyak ke luar daerah dan kondisi yang normal dari pandemi.

Andrew juga menyampaikan bahwa puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi pada tujuh hari menjelang Lebaran Idul Fitri, menyesuaikan dengan libur sekolah dan kantor.

“Terminal telah memulai persiapan sejak H-10, termasuk sosialisasi sistem baru kepada penumpang,” katanya.

Ia menyampaikan bahwa arus penumpang yang berangkat dari Samarinda ke Banjarmasin lebih banyak daripada jumlah dari Banjarmasin ke Samarinda.

“Bus di terminal ini berasal dari empat perusahaan otobus (PO), yakni PO Samarinda Lestari, PO Pulau Indah Jaya, PO Bintang Mas, serta Damri,” sebut Andrew.

Bus tersebut sudah dilengkapi fasilitas terdiri dari 44 kursi, Air Conditioner (AC) dan juga didukung toilet di dalamnya.

Selain itu, ia mengungkapkan bahwa tahun ini pihaknya menerapkan sistem baru untuk mengatur lalu lintas penumpang agar tidak mengganggu alur bus di lantas dasar terminal.

“Tahun ini agak berbeda, di mana penumpang akan naik dan turun di ruang tunggu yang terletak di lantai dua, berbeda dari tahun sebelumnya yang bercampur dengan mobilitas bus di lantai dasar,” ujar Andrew.

Langkah ini diambil pihaknya untuk memaksimalkan penggunaan fasilitas terminal dan mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang.

“Kami menyadari bahwa mungkin akan ada sedikit kebingungan di awal penerapan sistem baru ini. Namun, kami telah menyiapkan petugas di beberapa titik strategis untuk membantu dan mengarahkan penumpang,” jelas Andrew.

Pihak terminal juga telah memperbarui sistem pengeras suara untuk memanggil penumpang sebagaimana yang sudah diterapkan beberapa tahun terakhir.

Ia menjelaskan, untuk ruang tunggu penumpang bus di lantai 2 terminal, sengaja dibuat nyaman bagi dengan fasilitas kursi yang memadai, ruang toilet, pendingin ruangan, ruang ibadah, dan sarana pendukung lainnya.

Andrew menyatakan pihaknya berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang akan merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman. (Foto: Ahm)

 

Sudah dilihat sebanyak 1,474 kali, Hari ini saja 71 kali