Warga Tangkap Basar Pencuri Meteran Air, Perumda Minta Pelanggan Waspada

MERESAHKAN. Tindak pencurian meteran air membuat masyarakat resah, kendati pelaku telah ditangkap, namun Perumda minta warga tetap waspada.

SAMARINDA – Aksi pencurian fasilitas publik kembali meresahkan warga Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Seorang pria dilaporkan telah diamankan warga setelah tertangkap basah mencoba mencuri meteran air milik penduduk di kawasan Jalan Angklung pada Senin dini hari, 20 April 2026. Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 Wita.

Menurut keterangan saksi mata di lokasi kejadian, kecurigaan bermula saat warga melihat seorang pria yang melakukan aktivitas tidak wajar di sekitar area permukiman pada jam istirahat. Setelah dilakukan pemeriksaan, warga mendapati beberapa meteran air dalam kondisi telah terlepas dari sambungan pipa.

Pelaku sempat diamankan di lokasi guna menghindari amukan massa yang lebih besar sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak kepolisian untuk diproses secara hukum. Kejadian ini menjadi pengingat atas tren kenaikan kasus pencurian aset publik di wilayah tersebut.

Menanggapi fenomena ini, Taufik, staf Hubungan Masyarakat (Humas) Perumda Tirta Kencana Samarinda, mengonfirmasi kasus serupa memang kembali marak terjadi di beberapa area pelayanan mereka. Ia menekankan, kehilangan meteran air bukan hanya merugikan secara finansial bagi pelanggan, tetapi juga mengganggu distribusi air ke rumah-rumah pelanggan.

“Kami sangat mengapresiasi kesigapan warga di Jalan Angklung. Saat ini, kami memang menerima laporan bahwa pencurian meter air kembali meningkat di beberapa titik pelayanan Perumda Tirta Kencana Kota Samarinda,” ujar Taufik dalam pernyataan resminya.

Taufik juga mengingatkan, berdasarkan regulasi yang berlaku, pemeliharaan dan keamanan meter air yang telah terpasang di rumah pelanggan merupakan tanggung jawab penuh pihak pelanggan. Kehilangan meteran mewajibkan pelanggan untuk melakukan pelaporan resmi agar penggantian unit dapat segera dilakukan untuk menghindari pemborosan air akibat pipa yang terbuka.

“Kami mengimbau seluruh pelanggan untuk tetap waspada dan proaktif dalam menjaga meter air di lingkungan masing-masing. Jika melihat aktivitas mencurigakan pada jam-jam rawan, segera koordinasikan dengan keamanan lingkungan atau pihak berwajib,” tambahnya.

Pihak Perumda Tirta Kencana Samarinda kini terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk memantau titik-titik rawan guna meminimalisir kerugian publik lebih lanjut. Kasus ini kini tengah ditangani oleh kepolisian setempat untuk penyelidikan motif dan kemungkinan adanya jaringan penadah barang curian tersebut. (ri)

Loading

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on twitter
Share on facebook
Share on pinterest
Share on print

Solverwp- WordPress Theme and Plugin